Logo

Nagari Sialang

Kabupaten Lima Puluh Kota

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Sosialisasi dan Kunjungan Lapangan Bersama WRI Indonesia untuk Mendukung Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan Hutan Adat di Nagari Sialang

Sosialisasi dan Kunjungan Lapangan Bersama WRI Indonesia untuk Mendukung Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan Hutan Adat di Nagari Sialang

Invalid Date

Ditulis oleh BETRIA DEVITA, S.T

Dilihat 58 kali

Sosialisasi dan Kunjungan Lapangan Bersama WRI Indonesia untuk Mendukung Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan Hutan Adat di Nagari Sialang


      Sialang, 6 Oktober 2026 — Upaya mendorong pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat hukum adat serta kelestarian hutan di Nagari Sialang Kecamatan Kapur IX terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan kunjungan lapangan dalam rangka perencanaan program bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia untuk mendukung penyusunan Peraturan Daerah tentang Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan Hutan Adat di Nagari Sialang dan Sungai Lolo, Kabupaten Pasaman.

     Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta pemahaman bersama mengenai potensi dan kondisi wilayah adat, khususnya kawasan hutan yang selama ini memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Nagari Sialang.

      Dalam kegiatan tersebut turut hadir tim Konservasi Alam dari Rainforest Trust Internasional, UPTD KPHL Lima Puluh Kota, Sintas Indonesia, dan SCENTS. Dalam kegiatan Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Bapak Camat Kapur IX, Ketua LPHN dan KUPS Nagari Sialang, Ketua Lembaga dan Tokoh Adat serta Tokoh Masyarakat di Nagari Sialang. Berbagai lembaga tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan dan kolaborasi dalam upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat.

      Melalui kunjungan lapangan, para pihak dapat melihat secara langsung kondisi wilayah, kawasan hutan, serta berbagai potensi yang terdapat di Nagari Sialang. Kegiatan lapangan juga menjadi bagian dari proses membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya perlindungan hutan yang tetap memperhatikan keberadaan, sejarah, serta kearifan lokal masyarakat.

      Bagi masyarakat Nagari Sialang, hutan tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan identitas masyarakat. Karena itu, upaya menuju pengakuan Hutan Adat Nagari Sialang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga dan mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan.


      Masyarakat Nagari Sialang menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan perhatian seluruh pihak yang telah ikut dalam kegiatan sosialisasi dan kunjungan lapangan tersebut. Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat terus berlanjut hingga seluruh proses yang diperlukan dalam pengakuan masyarakat hukum adat dan penetapan hutan adat dapat terlaksana.

“Terima kasih atas kedatangan dan dukungan semua pihak. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik demi menjaga kelestarian hutan di Nagari Sialang serta terbitnya SK Hutan Adat Nagari Sialang yang memiliki kekuatan hukum secara nasional, sehingga hutan Nagari Sialang dapat dikelola dan dijaga oleh masyarakat Nagari Sialang untuk kepentingan keberlanjutan dan generasi yang akan datang.”

      Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat kerja sama antara masyarakat, pemerintah, lembaga pendamping, serta organisasi konservasi dalam mewujudkan tata kelola hutan adat yang berkelanjutan. Dengan adanya sinergi tersebut, kelestarian hutan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat adat dapat berjalan secara beriringan.

      Sebelum memulai sosialisasi diadakan makan bajamba bersama sebagai tradisi dalam menyambut, menghargai dan menjamu tamu yang datang di Nagari Sialang.



Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Nagari Sialang

Kecamatan Kapur IX

Kabupaten Lima Puluh Kota

Provinsi Sumatera Barat

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia